Asian Medical Students Association Universitas Syiah Kuala (AMSA-USK) menggelar National Exchange dengan mengusung tema GLIDE (Get to Know Disaster Relief Medicine)

Senin, 14 Maret 22

Asian Medical Students Association Universitas Syiah Kuala (AMSA-USK) menggelar kegiatan National Exchange pada Sabtu, 5 Maret 2022. Kegiatan ini merupakan program pertukaran pelajar nasional yang dikhususkan bagi member AMSA-Universitas Syiah Kuala, AMSA-Universitas Tarumanegara, dan AMSA-Universitas Tadulako selaku universitas kolaborasi. AMSA-USK menjadi tuan rumah pada rangkaian pertama dari acara CREATE (Consolidating Diversity Through Collaboration) tahun 2022 dengan mengusung tema GLIDE "Get to Know Disaster Relief Medicine".

GLIDE diselenggarakan dengan mengangkat tiga fokus utama, yaitu Academic Session, Sociocultural Session, dan Community Service Session guna mewujudkan filosofi AMSA. Kegiatan ini memiliki lebih dari 15 rangkaian acara dan melibatkan 60 delegasi yang merupakan member AMSA dari ketiga universitas yang saling berkolaborasi.

“Melalui kegiatan ini, AMSA-USK bermaksud meningkatkan pengetahuan delegasi selaku calon dokter masa depan terkait Kedokteran Bencana dan mengajak delegasi untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan wawasan masyarakat terkait Manajemen Bencana,“ ujar Nailah Azka selaku ketua pelaksana GLIDE.

Rangkaian GLIDE dibuka dengan Academic Session: Grand Lecture yang mengangkat tema “Disaster Management: Medical Professional Perspective”. Materi Grand Lecture kali ini disampaikan oleh Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes, Sp.OT, dan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion. Kegiatan ini ditutup dengan games yang terkait dengan Disaster Relief Medicine.

“Bersamaan dengan adanya Universitas Tarumanegara dan Universitas Tadulako, semoga kegiatan ini dapat menjadi jembatan untuk saling berkolaborasi dan networking, karena hal tersebut sangat diperlukan untuk perkembangan kita di kemudian hari,” ujar dr. Subhan Rio Pamungkas, Sp.KJ (K) selaku Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, dalam acara pembukaan GLIDE.

Selain itu, rangkaian acara lainnya adalah Campaign terkait kebencanaan yang dilakukan oleh seluruh delegasi sebelum acara berlangsung, 1001 Acehnese Cuisine dalam rangka memperkenalkan kuliner khas Aceh, Meuhim Bahasa Aceh yang bertujuan sebagai media belajar bahasa Aceh bagi para delegasi, serta Friendship Hour yang betujuan untuk mempererat relasi antar delegasi.

“Dengan diselenggarakannya National Exchange ini, kami berharap para delegasi yang berpartisipasi dapat menikmati rangkaian acara yang disuguhkan, serta bisa saling mengenal dan dekat dengan teman-teman baru antar delegasi dari AMSAUniversitas meskipun penyelenggaraannya dilakukan secara virtual,” ucap Medika Bintang, Representative AMSA-USK.

Tidak hanya pertemuan semata, kegiatan kerja sama trilateral ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi member AMSA yang berpartisipasi agar dapat menjalin interaksi antar sesama, memperkaya pengetahuan terutama terkait grand theme yaitu manajemen kebencanaan, dan mendapat pengalaman baru.