Home Pages Dua Dokter Aceh yang meninggal dalam tugas terima penghargaan dari Kemenkes RI

Dua Dokter Aceh yang meninggal dalam tugas terima penghargaan dari Kemenkes RI


13 Maret 2016 | by Admin Fakultas Kedokteran | Unsyiah

Banda Aceh - Kementerian Kesehatan RI menyerahkan penghargaan ksatria bakti husada arutala, bagi almarhumah, Dr. nanda Intan Sawani,SpOG, dan Dr Nora Maulida yang gugur dalam tugas bakti sosial di Aceh Besar.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Kabiro umum Kementerian Kesehatan dr Netty MSc atas nama Menteri Kesehatan RI, Prof.DR,dr.Nila Farid Moeloek,SpM(K), Senin (25/5/2015) di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Penghargaan, ksatria bakti husada arutala, atas jasa besar dalam pembangunan bidang kesehatan, sesuai kepmenkes,RI nomor: KP,04,02/Kemenkes/189/2015 tertanggal 18 Mei 2015.

Netty menjelaskan, Pemerintah sangat merasa kehilangan para dokter terbaik bangsa, yang mengabdi bagi pembangunan kesehatan bangsa, bagi masyarakat yang sangat membutuhkan.

”Konon lagi tugasnya mereka bekerja pada hari libur dan meninggalkan keluarga demi pelayanan masyarakat di pedesaan dalam rangka baksos fk unsyiah di sebuah desa di Kabupaten Pidie,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dr Nanda meninggalkan seorang suami, dan dua anak yang masih kecil, begitu juga dengan dr Nora, yang masih mempunyai bayi usia dua tahun.
korban lain dari tim baksos berangsur, baik, dr Yudi sudah menjalani operasi patah tulang tangan, dan Ramzi akan menjalani operasi lanjutan untuk patah tulang tungkai dan dan tulang rusuk.